TLDR
- Elon Musk dilaporkan sedang menjajaki merger antara Tesla dan SpaceX, menurut sumber CNBC.
- Tesla memegang sekitar 11.509 bitcoin dan SpaceX memegang 18.712 bitcoin — jika digabungkan, totalnya adalah 30.221 bitcoin senilai kurang lebih $3,3 miliar.
- Perusahaan hasil merger akan menjadi pemegang bitcoin korporasi publik terbesar kelima di dunia.
- SpaceX mengajukan S-1 ke SEC menjelang rencana IPO di Nasdaq, dengan valuasi privat sekitar $1,25 triliun.
- Pengajuan IPO SpaceX mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut memegang lebih dari dua kali lipat jumlah bitcoin yang diperkirakan oleh para analis sebelumnya.
(SeaPRwire) – Potensi merger antara Tesla dan SpaceX dapat menciptakan salah satu perbendaharaan bitcoin korporasi terbesar di dunia, menurut laporan diskusi internal di perusahaan-perusahaan tersebut.
Elon Musk’s SpaceX is going public with 18,712 BTC on their balance sheet.
If SpaceX merges with Tesla, they will have 30,221 BTC on their balance sheet.
That would make them the 5th largest Bitcoin treasury company in the world
— Bitcoin Magazine (@BitcoinMagazine) May 27, 2026
CNBC melaporkan pada 27 Mei 2026 bahwa Elon Musk telah mendiskusikan penggabungan Tesla dan SpaceX, mengutip orang-orang yang mengetahui pembicaraan tersebut. Karyawan Tesla saat ini mengatakan bahwa merger telah diharapkan secara terbuka di internal perusahaan sejak lama.
Tumpang tindih yang berkembang antara kedua bisnis tersebut — terutama di sekitar infrastruktur tenaga listrik dan komputasi kecerdasan buatan — dilaporkan telah meningkatkan kolaborasi di antara keduanya.
Seberapa Besar Kepemilikan Bitcoin Gabungan Tersebut?
Tesla saat ini memegang 11.509 bitcoin. SpaceX memegang 18.712 bitcoin, menurut pengungkapan publik dan data pelacakan blockchain.
Jika digabungkan, kedua perusahaan tersebut akan mengendalikan 30.221 bitcoin, yang bernilai sekitar $3,3 miliar pada harga saat ini.
Hal itu akan menempatkan perusahaan hasil merger tersebut sebagai pemegang bitcoin korporasi publik terbesar kelima di dunia. Posisi ini hanya berada di bawah Strategy, Twenty One Capital, Metaplanet, dan Marathon Digital Holdings.
Posisi bitcoin SpaceX lebih besar daripada yang diperkirakan oleh sebagian besar analis sebelumnya. Pengajuan S-1 perusahaan ke SEC mengungkapkan bahwa mereka memegang lebih dari 18.700 bitcoin dengan nilai wajar sekitar $1,3 miliar, yang diperoleh dengan biaya rata-rata sekitar $35.000 per bitcoin.
Angka tersebut lebih dari dua kali lipat dari sekitar 8.300 bitcoin yang sebelumnya dikaitkan oleh firma analitik blockchain Arkham dengan SpaceX.
Rencana IPO SpaceX dan Keuangan Saat Ini
SpaceX sedang bersiap untuk melantai di bursa Nasdaq paling cepat bulan depan. Perusahaan mengajukan pernyataan pendaftaran S-1 ke SEC setelah merger dengan perusahaan kecerdasan buatan milik Musk, xAI.
SpaceX dinilai sekitar $1,25 triliun di pasar privat awal tahun ini. Perusahaan dilaporkan menargetkan valuasi hingga $2 triliun untuk IPO tersebut, dengan rencana untuk mengumpulkan sekitar $75 miliar.
Pengajuan S-1 menunjukkan pendapatan kuartal pertama sebesar $4,7 miliar dan kerugian bersih sebesar $4,3 miliar. Starlink, divisi internet satelit perusahaan, digambarkan sebagai pendorong utama laba dan pertumbuhan perusahaan.
SpaceX mengklaim total pasar yang dapat ditangani (total addressable market) adalah sekitar $28,5 triliun.
Binance juga telah meluncurkan kontrak perpetual futures pra-IPO yang terkait dengan SpaceX, memungkinkan para pedagang untuk berspekulasi pada valuasi perusahaan sebelum saham tersedia untuk publik.
Tesla pertama kali membeli bitcoin pada tahun 2021 dan sempat menerimanya sebagai pembayaran untuk kendaraan. Perusahaan kemudian menangguhkan opsi tersebut karena kekhawatiran lingkungan yang terkait dengan penggunaan energi penambangan bitcoin.
Baik Tesla maupun SpaceX belum secara publik mengonfirmasi rencana merger apa pun.
Musk tetap menjadi tokoh terkemuka di pasar kripto, meskipun komentar publiknya tentang bitcoin menjadi kurang sering dalam beberapa tahun terakhir. Ia terus mendukung bitcoin dan dogecoin, serta mengkritik dolar AS, menyebutnya sebagai sesuatu yang “tanpa harapan.”
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.

