Smart Powerr Corp. Lakukan Reverse Stock Split: Upaya Panik atau Langkah Strategis?

(SeaPRwire) –

By: Oliver Hawthorne

Perusahaan energi asal Tiongkok, Smart Powerr Corp. (Nasdaq: CREG), mengumumkan langkah drastis: reverse stock split dengan rasio 1-untuk-10. Keputusan ini efektif per 16 Juni 2026. Tujuannya jelas: memenuhi persyaratan harga minimum saham agar tetap terdaftar di Nasdaq Capital Market. Namun, kepastian untuk mempertahankan status listing tersebut masih abu-abu. Setiap sepuluh lembar saham lama akan melebur menjadi satu saham baru. Nilai nominal per saham tetap sama, namun jumlah saham beredar akan menyusut drastis dari sekitar 27,5 juta menjadi 2,75 juta.

Langkah ini bukan sekadar kosmetik. Ini adalah respons langsung terhadap tekanan regulasi. Saham CREG yang diperdagangkan di bawah ambang batas Nasdaq memicu kekhawatiran. Perusahaan berupaya keras menghindari delisting. Namun, perlu dicatat, upaya ini belum tentu menjamin kepatuhan jangka panjang. Rasio 1-for-10 ini akan mengubah struktur kepemilikan, meskipun persentase kepemilikan pemegang saham secara teoritis tetap sama, kecuali untuk penyesuaian pecahan saham. Opsi dan waran yang ada juga akan terpengaruh, dengan harga eksekusi yang meningkat.

Smart Powerr Corp. sendiri memiliki rekam jejak yang menarik. Awalnya, mereka adalah pionir dalam daur ulang limbah energi dan solusi efisiensi energi di Tiongkok, menggunakan model Build-Operate-Transfer (BOT). Kini, mereka tengah bertransformasi menjadi penyedia solusi terintegrasi penyimpanan energi. Rencana ekspansi mereka mencakup pasar baru seperti kompleks industri dan komersial, pembangkit listrik tenaga surya dan angin skala besar, pulau terpencil, serta kota pintar. Namun, manuver reverse stock split ini menimbulkan pertanyaan tentang kesehatan finansial dan prospek pertumbuhan mereka saat ini.

Langkah reverse stock split ini seringkali dipandang sebagai sinyal keputusasaan oleh pasar. Ini adalah upaya untuk menaikkan harga saham per lembar agar terlihat lebih menarik bagi investor institusional dan memenuhi syarat listing. Namun, tanpa perbaikan fundamental pada bisnis inti atau prospek pertumbuhan yang jelas, kenaikan harga saham ini bisa jadi hanya sementara. Pertanyaannya adalah, apakah transformasi Smart Powerr Corp. ke bisnis penyimpanan energi akan cukup kuat untuk menopang nilai perusahaan pasca-split, atau ini hanya upaya menunda yang tak terhindarkan? Pasar akan mengamati dengan cermat.

Author bio: Oliver Hawthorne, seorang koresponden utama yang ditempatkan secara permanen di sebuah tinjauan teknologi internasional, dikenal karena analisisnya yang tajam terhadap tren industri dan implikasi bisnisnya.