(SeaPRwire) –

By: Julian Holbrooke
Kasus ini bukan hanya urusan kejahatan pribadi biasa. Ini pukulan telak terhadap citra monarki Norwegia yang selama ini dikenal tenang dan terjaga. Marius Borg Hoiby, putra 29 tahun Putri Mahkota Mette-Marit, divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Distrik Oslo pada hari Senin. Dia dinyatakan bersalah atas dua tuduhan pemerkosaan, kekerasan rumah tangga, dan beberapa kejahatan lain. Dia dibebaskan dari dua tuduhan pemerkosaan lainnya.
Keluarga kerajaan Norwegia berusaha menjauhkan diri dari kasus ini. Mereka mengatakan Hoiby bukan anggota keluarga kerajaan, dan harus bertanggung jawab seperti warga Norwegia lainnya. Hoiby adalah anak dari hubungan sebelum Mette-Marit menikahi Putra Mahkota Haakon pada tahun 2001. Ayahnya, Morten Borg, memiliki catatan kriminal narkoba pada 1990an, dan dilaporkan berada di penjara saat Marius lahir. Meskipun tidak memiliki gelar kerajaan, Hoiby tumbuh di lingkungan kerajaan bersama saudara tiri nya.

Kasus ini datang saat Mette-Marit sendiri menghadapi pengawasan ulang atas hubungan masa lalunya dengan Jeffrey Epstein. Dia menderita fibrosis paru, dan baru saja dimasukkan daftar transplantasi paru nasional. Menurut file Epstein, putri mahkota itu bertukar ratusan email dengan pelaku kejahatan seksual itu antara 2011 dan 2014, dan tinggal di rumahnya di Florida selama 4 hari. Persekusi mengatakan Hoiby menyerang wanita yang tidur atau tidak bisa menolak antara 2018 dan 2024, satu kasus terjadi di bawah rumah Skaugum, kediaman resmi putra mahkota. Dia diakui menggunakan kokain dan melakukan kekerasan, tapi menolak tuduhan pemerkosaan.

Citra monarki Norwegia yang tenang sudah hilang selamanya.
Author bio: Julian Holbrooke, analis hubungan internasional luar negeri yang sering berkontribusi di surat kabar harian Eropa besar.
