Buffett Masuk, Ackman Kabur: Pertarungan Besar Antara Google dan Microsoft di Era AI

(SeaPRwire) –   By: Robert Kensington

Berkshire Hathaway baru saja melakukan lompatan besar. Filings 13F untuk kuartal pertama 2026 menunjukkan mereka hampir melipatgandakan posisi di Alphabet. Mereka membeli sekitar 57,8 juta saham. Nilai transaksi ini mencapai 16,6 miliar dolar AS. Angka itu cukup untuk menjadikan Alphabet sebagai salah satu dari lima holding teratas di portofolio mereka. Ini bukan langkah sembarangan bagi perusahaan yang dikenal sangat konservatif.

Faktor pemicunya jelas. Saham Alphabet sempat turun 6% dalam sebulan terakhir. Mereka kini diperdagangkan dengan rasio forward P/E sebesar 25 kali. Angka itu lebih rendah daripada rata-rata S&P 500. Tim Greg Abel melihat angka-angka itu sebagai celah beli. Mereka tidak mengejar hype sesaat. Mereka mencari nilai intrinsik yang sedang diskon.

Di sisi lain, Bill Ackman bergerak berlawanan arah. Pershing Square menjual lebih dari 95% posisinya di Alphabet. Dana itu dialihkan sepenuhnya ke Microsoft. Microsoft saat ini turun sekitar 20% year-to-date. Harganya berada di kisaran 378,90 dolar. Target analis jauh lebih tinggi, yaitu 565,90 dolar. Ackman melihat momentum AI Microsoft sebagai peluang utama.

Kedua raksasa ini memiliki argumen yang kuat. Alphabet melaporkan pendapatan kuartalan sebesar 109,9 miliar dolar. Itu kenaikan 21,8% secara tahunan. Google Cloud tumbuh 63%. Backlog kontraknya hampir berlipat ganda menjadi 460 miliar dolar. Bagi Berkshire, angka kontrak masa depan itu sangat menenangkan. Itu adalah arus kas yang dapat diprediksi.

Sebaliknya, bisnis AI Microsoft berjalan pada 37 miliar dolar per tahun. Itu kenaikan 123% secara tahunan. Azure tumbuh 40% di kuartal terbaru. Microsoft juga memegang saham sekitar 27% di OpenAI. Nilai aset itu sekitar 135 miliar dolar. Hak kekayaan intelektualnya bertahan hingga 2032. Ackman membeli pada forward P/E di bawah 20 kali.

Ray Dalio’s Bridgewater juga menambah posisi di Alphabet. Mantan Presiden Trump dan Nancy Pelosi juga dilaporkan membeli saham Alphabet awal tahun 2026. Sentimen pasar sedang terbelah. Ada dua narasi berbeda yang sedang bertarung di Wall Street.

Sundar Pichai mengatakan investasi AI mereka menyala di setiap bagian bisnis. Narasi infrastruktur versus narasi aplikasi sedang bersinggungan. Investor harus memilih pintu mana yang ingin mereka masuki. Apakah mereka percaya pada fondasi data Google atau ekosistem enterprise Microsoft?

Pilihan ini menentukan arah portofolio jangka panjang. Tidak ada jawaban yang salah, hanya risiko yang berbeda. Berkshire memilih stabilitas arus kas. Ackman memilih pertumbuhan eksponensial. Keduanya adalah taruhan besar pada masa depan komputasi awan.

Author bio: Robert Kensington, seorang veteran kewirausahaan asing dengan pengalaman puluhan tahun dalam investasi industri ekonomi nyata dan ekspansi pasar.