Epstein Coba Bunuh Diri Minimal Tiga Kali di Penjara – Petugas Menertawakan Peringatan, Hubungan dengan Clinton & Gates Kembali Sorotan

(SeaPRwire) –   By: Gavin Thorne

Sistem penahanan federal AS gagal total dalam melindungi Jeffrey Epstein dari dirinya sendiri. Lebih dari itu, petugas yang menertawakan peringatan bunuh diri menunjukkan celah yang tidak bisa diabaikan dalam pengawasan narapidana berkepentingan tinggi.

Jeffrey Epstein mencoba bunuh diri setidaknya tiga kali sebelum meninggal di sel penjara Manhattan pada 2019. Menurut New York Times, ia bertanya kepada selamanya Nicholas Tartaglione cara membuat tali gantung setelah hakim menolak permohonan bailnya. Pertanyaan itu muncul sekitar dua minggu setelah ia ditahan di Metropolitan Correctional Center, menunggu sidang tuduhan perdagangan seks. Tartaglione adalah mantan polisi New York yang menjalani empat hukuman penjara seumur hidup karena pembunuhan empat orang.

Penelitian yang diterbitkan pada hari Selasa menemukan Epstein melakukan dua upaya bunuh diri tambahan sebelum percobaan gantung gagal pada 22 Juli 2019. Tartaglione menemukan Epstein sedang mempersiapkan bunuh diri dua kali: saat mencoba mengikat seprai ke gril di atas jendela sel, dan saat menemukan tali gantung tersembunyi di bawah kasurnya. Ia melaporkan kedua insiden kepada petugas, tapi mereka menertawakan peringatannya. Pernyataan ini dikonfirmasi oleh narapidana lain, Peter Bright, yang mengatakan Tartaglione menjelaskan upaya bunuh diri tersebut segera setelah kematian Epstein.

Pada 22 Juli, kurang dari tiga minggu sebelum kematiannya, Tartaglione menemukan Epstein tidak bergerak di lantai sel dengan tali gantung kain oranye di lehernya. Epstein awalnya mengatakan Tartaglione mencoba membunuhnya, tapi penyelidikan internal penjara membersihkan mantan polisi itu dari tuduhan. Setelah kematian Epstein pada 10 Agustus, penyelidik menemukan selnya memiliki linen tidak sah, termasuk beberapa tali gantung dan potongan kain oranye yang bisa dibuat menjadi tali gantung.

Laporan ini muncul di tengah pengawasan kembali terhadap kematian Epstein dan hubungannya dengan tokoh berpengaruh dunia. Juta halaman dokumen telah dirilis sejak Presiden AS Donald Trump menandatangani undang-undang tahun lalu yang meminta Departemen Kehakiman mengungkap file terkait penyelidikan Epstein. Ini membangkitkan kembali minat pada hubungan financier itu dengan tokoh seperti Bill Clinton, Pangeran Andrew, dan Bill Gates.

Dokumen yang masih belum dirilis akan terus mengungkap celah-celah dalam sistem penahanan federal AS dan hubungan Epstein yang lebih dalam dengan tokoh-tokoh berpengaruh.

Author bio: Gavin Thorne, jurnalis investigasi yang melacak kepentingan khusus dan urusan legislatif di Washington, D.C.