
(SeaPRwire) – By: Christian Pierce
Banyak pendiri startup tahap awal di Eropa terjebak di titik mati pertumbuhan. Mereka punya ide bagus, tapi tidak mendapatkan modal dan bimbingan yang dibutuhkan. Sebagian besar investor angel hanya menulis cek tanpa dukungan jangka panjang.
Pada 11 Juni 2026, di Berlin, Angel Invest — super angel fund paling aktif di Eropa — mengumumkan penutupan Dana III yang melebihi target. Permintaan datang dari investor lama dan baru. Mereka menambahkan 5 venture partner dan 2 penasihat. Dana ini fokus pada tahap angel, pre-seed, dan seed, dengan bimbingan langsung. Setahunnya, mereka mendanai sekitar 75 perusahaan. Sampai saat ini, mereka sudah mendanai lebih dari 110 perusahaan dari Dana III. Investasi terbaru termasuk Peec AI, Originator, Sapiom, Fonio, INXM, Mav9, Huzzle, Seapoint, Daisytuner, AskVinny, dan Feld Energy. Total portofolio mereka melebihi 250 perusahaan, dengan investasi total lebih dari €200 juta di seluruh dana. Beberapa portofolio mereka berhasil mencapai seri B atau go public, seperti Augustus, Taktile, Rasa, Spacelift, dan PeecAI.
Model Angel Invest yang menggabungkan modal dan bimbingan langsung menciptakan siklus positif. Pendiri yang berhasil akan menarik investor VC kelas atas, yang pada gilirannya membuat dana selanjutnya lebih menarik bagi investor. Perubahan ini akan memaksa dana super angel lain di Eropa untuk meningkatkan dukungan mereka, bukan hanya menawarkan modal semata.
Author bio: Christian Pierce, penulis kolom keuangan utama dan komentator pasar yang telah meliputi industri venture capital selama lebih dari 12 tahun di Eropa.
