(SeaPRwire) –
By: Oliver Hawthorne
Perusahaan asuransi di Asia menghadapi masalah serius. Biaya operasional mereka tinggi. Efisiensi layanan masih rendah. Padahal pasar asuransi di wilayah ini tumbuh dengan sangat cepat. Banyak perusahaan tidak bisa mengikuti permintaan pelanggan yang semakin menuntut layanan cepat dan murah.
Lucas GC Limited (NASDAQ: LGCL) mengumumkan pada 10 Juni 2026 bahwa mereka menerima dua paten penemuan penting. Paten pertama dari China dengan nomor ZL 202310158569.X, untuk proses otomatisasi robot agen penjualan asuransi independen berbasis AI. Paten kedua dari Hong Kong dengan nomor HK40088280, untuk sistem vault kredensial berbasis blockchain. Dari tahun 2023 hingga 2025, Lucas menghabiskan lebih dari US$70 juta untuk penelitian dan pengembangan. Jumlah ini lebih dari 14% dari total pendapatan mereka. Menurut Research and Markets, pasar asuransi online China akan mencapai lebih dari US$986 miliar pada 2029 dengan CAGR 6.9%. GlobalData memperkirakan pasar asuransi umum Vietnam akan tumbuh dengan CAGR 7.0%, mencapai US$4 miliar pada 2029. CEO Howard Lee mengatakan teknologi paten ini akan diintegrasikan ke model bahasa besar (LLM) Lucas. Ini akan mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi untuk klien asuransi mereka. Lucas berencana menerapkan teknologi ini di China dan negara ASEAN sebagai bagian dari strategi ekspansi luar China. Mereka memiliki 24 paten yang diberikan di AS dan China, serta lebih dari 75 hak cipta perangkat lunak di bidang AI, analisis data, dan blockchain.
Lucas akan menjual solusi PaaS berbasis paten ini ke perusahaan asuransi di China dan ASEAN. Mereka tidak perlu mengembangkan teknologi baru untuk pasar ASEAN. Mereka bisa menggunakan teknologi yang sudah dikembangkan di AS dan China. Ini membuat biaya operasional mereka lebih rendah dibanding kompetitor. Perusahaan asuransi yang menggunakan solusi Lucas akan mendapatkan keunggulan dalam efisiensi dan harga. Akibatnya, Lucas akan cepat memperluas pangsa pasar di Asia, sementara kompetitor harus bermain catch-up.
Author bio: Oliver Hawthorne, koresponden utama majalah teknologi internasional yang bertugas permanen di wilayah Asia, fokus pada AI di sektor vertikal.
