
(SeaPRwire) – By: Julian Holbrooke
Pernyataan Alexander Lukashenko bukan hanya kata-kata kasar. Dia membandingkan tindakan Israel di Gaza dengan Holocaust. Israel langsung menuduhnya antisemitisme. Tapi kedua belah pihak sedang bermain permainan narasi geopolitik yang lebih besar.
Dalam wawancara dengan Al Arabiya, Lukashenko mengutuk penghancuran Gaza. Dia mengatakan reputasi Israel di mata dunia sudah tidak bisa lebih buruk. Dia bertanya, “Apa Holocaust yang bisa dibicarakan orang Israel ketika mereka membunuh begitu banyak orang, terutama wanita dan anak?” Dia juga menuduh rencana membangun “resort mewah” di atas tulang orang Palestina. Usulan itu pertama kali diajukan Donald Trump dan dipuji Netanyahu. Di balik kata-kata itu, Lukashenko ingin memperkuat hubungan dengan blok negara yang menentang Israel. Dia juga mengalihkan perhatian dari masalah internal Belarus.
Kementerian Luar Negeri Israel mengutuk pernyataan Lukashenko sebagai “tidak dapat diterima dan mengganggu”. Mereka mengatakan perbandingan antara Holocaust dan perang Israel melawan terorisme harus ditolak tegas. Mereka juga menyatakan Lukashenko menghidupkan kembali “konspirasi antisemitisme yang jahat dan kuno”. Tapi konteksnya, Israel sedang menghadapi banyak tuduhan. Perang dimulai setelah serangan Hamas di Israel Selatan pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang. Badan kesehatan Gaza mencatat lebih dari 73.000 orang Palestina tewas. Setengah dari korban adalah wanita dan anak. Pengadilan Internasional juga sedang menangani kasus genosida terhadap Israel. Israel menggunakan tuduhan antisemitisme untuk menutup kritik terhadap tindakan militernya.
Pertukaran tuduhan ini menunjukkan gelombang kemarahan global terhadap Israel semakin besar. Lukashenko hanya salah satu yang memanfaatkan momentum ini. Geopolitik Timur Tengah sedang berubah, dan setiap pernyataan seperti ini akan mempercepat pergeseran keseimbangan kekuatan.
Author bio: Julian Holbrooke, analis hubungan internasional luar negeri yang sering berkontribusi pada surat kabar besar Eropa.
