NGB Afrika Selatan menanggapi secara tegas terhadap kekhawatiran seputar portal web operator

(AsiaGameHub) –   Pada hari Senin, National Gambling Board (NGB) Afrika Selatan menanggapi kekhawatiran mengenai portal web Verified Gambling Operators yang baru diluncurkan, yang memusatkan informasi tentang operator perjudian berlisensi di seluruh negeri.

Hal ini menyusul kritik mengenai entri tertentu di portal yang ditandai sebagai “CLOSED”, yang menimbulkan kebingungan apakah beberapa operator beroperasi secara ilegal di pasar. Ada juga klaim bahwa beberapa operator daring berlisensi tidak tercantum dalam daftar.

Diperkenalkan lebih awal tahun ini, portal ini dapat diakses melalui situs web NGB dan mengompilasi data dari semua sembilan Otoritas Perizinan Provinsi (PLAs) di seluruh negeri.

Menurut CEO sementara Lungile Dukwana, ini merupakan upaya komprehensif pertama Afrika Selatan untuk menampilkan lisensi perjudian darat dan daring tertentu di satu lokasi.

“Platform ini adalah langkah kritis dalam melindungi warga Afrika Selatan dari bahaya yang ditimbulkan oleh perjudian ilegal,” ujar Dukwana pada saat peluncuran portal.

Ia mendorong penggunaan alat ini oleh publik untuk memverifikasi operator dan mendesak pelaporan aktivitas perjudian yang mencurigakan atau berpotensi melanggar hukum melalui NGB atau PLA terkait.

“Portal ini merupakan inisiatif pertama dari jenisnya di Afrika Selatan,” tegas NGB dalam pernyataan medianya pada hari Senin.

Menanggapi kritik: Daftar “CLOSED” dan operator daring

“Komentar terkini”, kata NGB, mempertanyakan keakuratan portal tak lama setelah peluncurannya. Beberapa entri ditandai sebagai “CLOSED”, terutama untuk situs Limited Payout Machine (LPM), yang menimbulkan kekhawatiran bahwa operator tersebut mungkin beroperasi secara tidak sah atau sudah tutup. Yang lain menunjuk pada ketidakhadiran operator perjudian daring yang dirasakan di platform.

NGB menjelaskan bahwa status “CLOSED” tidak secara inheren menunjukkan aktivitas terlarang. Penjelasan yang mungkin termasuk renovasi sementara, jeda dalam perdagangan, biaya yang belum dibayar, atau sengketa kontrak antara operator dan manajer rute.

Dewan tersebut memperingatkan publik dan pelaku industri agar tidak menarik kesimpulan terburu-buru bahwa entri semacam itu mencerminkan kegagalan regulator.

Mengenai operator daring, NGB membantah saran bahwa penghilangan penyedia tertentu disebabkan oleh Remote Gambling Bill B11‑2024 yang masih tertunda.

NGB menegaskan kembali bahwa regulasi saat ini berasal dari National Gambling Act 2004 dan statuta provinsi masing-masing, bukan dari rancangan undang-undang. Daftar ini saat ini memang mencakup bandar taruhan berlisensi yang diotorisasi oleh provinsi untuk menawarkan taruhan olahraga daring dalam kerangka hukum yang ada.

Portal ini mengagregasi data dari enam sistem provinsi, menimbulkan tantangan praktis terkait kelengkapan data, konsistensi, dan ketepatan waktu.

NGB mengakui kendala-kendala ini dan berjanji untuk terus berkolaborasi dengan PLA untuk meningkatkan kualitas data dan proses pelaporan. Beberapa entri “CLOSED”, misalnya, saat ini kekurangan catatan penjelasan, yang mempersulit evaluasi kepatuhan bagi pemangku kepentingan komersial.

NGB telah mengundang umpan balik dari para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kegunaan dan keakuratan portal.

Pajak Afrika Selatan naik drastis

Lanskap perjudian Afrika Selatan kompleks. Sementara otoritas provinsi melisensikan dan mengawasi taruhan dan kasino berbasis darat, regulasi perjudian internet tetap menjadi area yang diperdebatkan dan terus berkembang.

Putusan Pengadilan Tinggi Gauteng baru-baru ini menegaskan kembali bahwa iGaming tetap ilegal di bawah hukum nasional saat ini. Putusan itu menyoroti ketidakkonsistenan dalam penegakan hukum provinsi dan kesenjangan yang semakin besar antara undang-undang dan realitas pasar digital.

Pengawasan seputar perizinan dan kepatuhan ini juga muncul seiring sektor perjudian Afrika Selatan menghadapi tekanan keuangan yang meningkat dari usulan kenaikan pajak.

Lebih awal tahun ini, para pemangku kepentingan industri memperingatkan bahwa rencana kenaikan PPN atas layanan perjudian, dikombinasikan dengan pajak perjudian provinsi yang lebih tinggi di beberapa wilayah, dapat memberikan tekanan tambahan pada operator berlisensi.

Sean Coleman, chief executive officer dari South African Bookmakers Association (SABA) memperkirakan kepada iGB bahwa dengan termasuk pungutan, pajak untuk operator lokal akan naik menjadi 39%. Hal ini dapat menjadikan industri perjudian Afrika Selatan sebagai salah satu yang paling banyak dikenakan pajak di dunia.

Operator berargumen bahwa beban pajak yang lebih berat berisiko mendorong konsumen ke penyedia tidak berlisensi. Hal ini berpotensi melemahkan pengawasan regulator dan mengurangi daya saing pasar legal.

Free Market Foundation (FMF) membalas kenaikan pajak tersebut, dengan mencatat bahwa hal itu “sebagian besar tidak dapat diberlakukan terhadap kasino daring”.

Juru bicara itu menambahkan bahwa hal itu “akan membebani bandar taruhan berlisensi secara tidak proporsional, yang sudah menyumbangkan pajak yang besar kepada regulator provinsi”.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.