Maret 24, 2026

Penghakim Filippina menargetkan Roblox dalam timpangan kejahatan siber hiburan

By Daring

(AsiaGameHub) –   Polisi Nasional Filipina (PNP) telah memperketat penegakan hukum terhadap kejahatan cyber yang dilakukan melalui platform game online, termasuk game video anak-anak Roblox.

Hal ini terjadi setelah jaksa menandai elemen Roblox yang menyerupai perjudian dan dapat mengekspos anak-anak ke eksploitasi. Arahan ini secara khusus menangani kekhawatiran tentang eksploitasi anak dan perjudian ilegal.

Penindakan Kejahatan Cyber

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada hari Minggu, Kepala PNP Jenderal Jose Melencio Nartatez Jr memerintahkan Grup Anti-Kejahatan Cyber (ACG) untuk meningkatkan upaya memerangi perilaku ilegal yang difasilitasi oleh aplikasi game online.

Platform game Roblox secara eksplisit disebutkan, setelah laporan yang menunjukkan penyalahgunaan aplikasi tersebut “termasuk predator seksual, grooming, dan eksploitasi anak di bawah umur.”

Jenderal Nartatez menekankan: “Mandat kami untuk melayani dan melindungi masyarakat sekarang mencakup ruang cyber untuk menjaganya aman, terutama bagi anak-anak. Ini juga arti kepolisian modern, dan PNP Anda telah mengikuti perkembangan.”

PNP mengkonfirmasi kerja sama berkelanjutan dengan Departemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (DICT) dan Pusat Investigasi dan Koordinasi Kejahatan Cyber (CICC) untuk menyelidiki tuduhan-tuduhan ini.

Pejabat menjelaskan bahwa upaya penegakan hukum tidak terbatas pada Roblox saja, menunjukkan bahwa aplikasi game online dan media sosial lainnya berada di bawah pengawasan ketat.

‘Perjudian Anak’

Roblox melaporkan lebih dari 111 juta pengguna harian, dengan sekitar 40% di bawah usia 13 tahun. Sistem hadiah acak dan item virtual yang dapat dibeli telah menarik perhatian regulator dan akademisi.

Penelitian dari University of Sydney dan wawancara dengan anak-anak dan orang tua menunjukkan bahwa anak muda sulit memahami mata uang dalam game dan mekanisme hadiah acak. Beberapa orang tua menyebutnya ‘perjudian anak’ dan menggambarkan transaksi tersebut sebagai ‘penipuan’ dan ‘pengambilan uang tunai’.

Fokus penegakan hukum yang meningkat ini juga mencerminkan tren regulasi internasional yang lebih luas. Di Yunani, otoritas baru-baru ini bergerak untuk memperkuat perlindungan bagi anak muda di tengah peningkatan bahaya yang terkait dengan taruhan online, termasuk upaya untuk membatasi paparan konten perjudian digital dan memperketat pengawasan platform online.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.