Ringkasan Singkat
-
(SeaPRwire) – Bessent mendorong Kongres untuk meloloskan Clarity Act di tengah risiko kripto yang meningkat
-
Bessent memperingatkan bahwa AS berisiko kehilangan dominasi kripto tanpa peraturan yang jelas
-
Clarity Act bertujuan untuk menutup kesenjangan peraturan yang mendorong perusahaan pindah ke luar negeri
-
Bessent menghubungkan peraturan kripto dengan tujuan keamanan ekonomi nasional
-
Tegangan antara industri perbankan dan kripto memperlambat kemajuan peraturan stablecoin kunci
Arah kebijakan AS mengenai aset digital menjadi semakin mendesak saat Scott Bessent mendorong Kongres untuk bertindak cepat. Ia menjadikan Clarity Act sebagai hal yang esensial untuk mengembalikan kepastian di pasar kripto. Ia juga memperingatkan bahwa penundaan dapat memindahkan inovasi dan modal ke luar AS.
Bessent Mendorong Tindakan Legislatif Segera
Bessent meningkatkan upaya untuk mempercepat peloloskan Clarity Act di Kongres. Ia menjadikan RUU ini sebagai hal yang krusial untuk mendefinisikan pengawasan federal atas aset digital. Ia menekankan bahwa kesenjangan peraturan saat ini terus mengganggu stabilitas pasar.
Bessent menyoroti bagaimana peraturan yang tidak jelas telah melemahkan daya saing domestik dalam pengembangan blockchain. Ia mencatat bahwa perusahaan semakin banyak pindah ke yurisdiksi yang memiliki kerangka kerja terstruktur. Perpindahan ini mengurangi pengaruh AS atas teknologi keuangan baru yang muncul.
Ia juga menghubungkan kepastian peraturan dengan kekuatan ekonomi nasional dan kepemimpinan keuangan jangka panjang. Ia menekankan bahwa Kongres harus bertindak tanpa penundaan lebih lanjut. Ia menjadikan RUU ini sebagai kebutuhan strategis bukan sebagai pilihan kebijakan.
Kesenjangan Struktur Pasar Dorong Pemindahan ke Luar Negeri
Bessent menunjuk ketidakpastian yang berlangsung sebagai faktor kunci yang mendorong perusahaan pindah ke luar negeri. Ia menjelaskan bahwa wilayah seperti Abu Dhabi dan Singapura menyediakan standar operasional yang jelas. Akibatnya, perusahaan mendapatkan jalur kepatuhan yang dapat diprediksi di luar AS.
Bessent menyatakan bahwa bisnis membutuhkan proses pendaftaran dan ekspektasi kepatuhan yang jelas. Ia berargumen bahwa penegakan yang tidak konsisten menciptakan risiko hukum untuk operasi domestik. Oleh karena itu, perusahaan memilih yurisdiksi yang memiliki sistem peraturan transparan.
Ia juga membahas bagaimana pemindahan ini mempengaruhi alur inovasi dan pembentukan modal. Ia menyarankan bahwa ketidakbertindakan yang berkepanjangan dapat melemahkan posisi kepemimpinan keuangan negara. Akibatnya, ia mendorong anggota legislatif untuk memprioritaskan RUU ini dalam waktu Senat yang terbatas.
Clarity Act Menghadapi Tegangan Antara Industri dan Perbankan
Clarity Act yang diusulkan mencerminkan tahun-tahun lobbying dari sektor aset digital. Bessent mendukung RUU ini sebagai kerangka kerja untuk memodernisasi peraturan keuangan yang ketinggalan zaman. Ia menegaskan bahwa peraturan saat ini gagal menyesuaikan struktur aset digital.
Perselisihan tetap berlangsung antara lembaga perbankan dan perusahaan kripto mengenai ketentuan stablecoin. Perbankan terus mendorong batasan pada mekanisme bunga dan hadiah yang terikat dengan stablecoin. Sementara itu, kelompok industri berargumen bahwa batasan tersebut dapat membatasi pengembangan produk.
Bessent menyatakan keyakinan akan dukungan bipartisan untuk RUU ini. Ia menunjukkan bahwa anggota legislatif menyadari kebutuhan akan pendekatan peraturan yang seragam. Oleh karena itu, ia mendorong Kongres untuk menyelesaikan perselisihan dan menyelesaikan RUU ini dengan cepat.
Posisi Bessent mencerminkan upaya yang lebih luas untuk menyelaraskan kebijakan keuangan dengan perubahan teknologi. Ia menjadikan Clarity Act sebagai alat untuk menahan inovasi di dalam perbatasan AS. Akhirnya, ia menegaskan bahwa tindakan tepat waktu akan membentuk peran negara dalam keuangan digital.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
