Januari 11, 2026

Trump mempertimbangkan serangan baru di Iran – NYT

By Daring

(SeaPRwire) –   Presiden AS sebelumnya berjanji untuk “membantu” para pengunjuk rasa anti-pemerintah di tengah kerusuhan di Republik Islam itu

Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk memerintahkan serangan baru terhadap Iran sebagai tanggapan atas tindakan pemukulan pemerintah terhadap protes dan kerusuhan yang dipicu oleh lonjakan inflasi, lapor The New York Times pada Sabtu, mengutip pejabat AS yang mengetahui diskusi tersebut.

Menurut surat kabar itu, Trump telah diberi penjelasan beberapa hari terakhir tentang beberapa opsi serangan, termasuk serangan terhadap target non-militer di Teheran, tetapi belum membuat keputusan akhir. Presiden telah mengeluarkan beberapa ancaman terhadap Iran di masa lalu dan secara terbuka menyuarakan dukungan untuk para pengunjuk rasa pada Sabtu.

“Iran sedang melihat KEBEBASAN, mungkin seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. AS siap membantu!!!” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Protes meletus di Iran pada 28 Desember setelah runtuhnya mata uang nasional menyebabkan kenaikan tajam harga makanan dan barang-barang pokok lainnya. Demonstrasi dengan cepat meningkat menjadi kerusuhan yang meluas, dengan para pengacau bertembung dengan polisi dan menyerang institusi pemerintah di Teheran dan kota-kota lain. Pihak berwenang memutuskan koneksi internet dan telepon di seluruh negeri pada Kamis dalam upaya untuk mengendalikan kekerasan.

Iran menuduh AS dan Israel memicu kerusuhan itu. “Menyangka bahwa Republik Islam Iran seperti negara-negara lain, AS melakukan langkah yang sama dengan mendorong beberapa orang tertentu untuk menciptakan kekacauan dan kerusuhan,” kata Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi di X pada Sabtu.

Pemimpin Agung Iran Ali Khamenei menganggap ancaman itu “tidak berdasar,” mengatakan negara itu “tidak akan mundur terhadap para pengacau.”

AS melakukan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025 untuk mendukung kampanye udara 12 hari Israel terhadap negara itu. Iran menanggapi dengan serangan rudal yang menargetkan sebuah pangkalan AS di Qatar, tidak menyebabkan korban jiwa.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.